Identification and Mapping of Readiness of Micro and Small Coffee Industry Cluster Development

Main Article Content

Lya Aklimawati
Djoko Soemarno
Surip Mawardi

Abstract

Cluster development of micro and small-scaled coffee industry is an effortto improve the economy of community by utilizing local resources. This studywas aimed to identify phase of cluster growth through determinant factors ofindustrial cluster growth; to assess a linkage between economy players in theindustrial cluster; and to identify strength, weakness, opportunity, and threat incoffee industry development. This research was carried out in Sumberwringin,Bondowoso District, East Java. Survey method through direct observation andinterviews were conducted in this study. Data collected included primary andsecondary data. Number of respondents were 25 industry players selected byjudgement sampling method. The data were analyzed by exploratory descriptivewith content analysis method. This research concluded that industrial clusterstudied was still in phase of formation and initiative (embryo) and its growthpattern followed Pattern III. Interrelationship between core industries has notbeen established, while linkage between core industries and supporting industrieshad already well-established. Strength and opportunity in coffee industrydevelopment included raw materials availability, market segment growth. Smalland micro enterprises credit facility, supporting facility, and labor availability.Constraints and threat faced by coffee industry included limited market access,in adequate machineries, limited working capital, raw materials quality, inconsistentproduct quality, credit claim, and competitors.

Article Details

How to Cite
Aklimawati, L., Soemarno, D., & Mawardi, S. (2015). Identification and Mapping of Readiness of Micro and Small Coffee Industry Cluster Development. Pelita Perkebunan (a Coffee and Cocoa Research Journal), 31(3), 208-222. https://doi.org/10.22302/iccri.jur.pelitaperkebunan.v31i3.169
Section
Articles

References

Aklimawati, L., D. Sumarno & S. Mawardi (2015). Pengaruh kualitas pelayanan dalam pembangunan klaster ekonomi berbasis kopi terhadap kepuasan petani dan pemangku kepentingan lainnya di Kabupaten Bondowoso. Pelita Perkebunan, 31, 59-72.
Arikunto, S. (2006). Prosedur Penelitian Pendekatan. Jakarta: Rineka Cipta.
Bappenas (2004). Kajian Strategi Pengembangan Kawasan dalam rangka Mendukung Akselerasi Peningkatan Daya Saing Daerah. Direktorat Pengembangan Kawasan Khusus dan Tertinggal. Badan Perencanaan Pembangunan Nasional, Jakarta.
BI Jember & Puslitkoka (2010). Kajian Pembentukan Klaster Industri Kopi di Kabupaten Bondowoso. Kerjasama Bank Indonesia Jember dengan Pusat Penelitian Kopi dan Kakao Indonesia. Laporan Internal.
Demirbag, M., E. Tatoglu, M. Tekinkus & S. Zaim (2006). An analysis of the relationship between TQM implementation and organizational performance: evidence from Turkish SMEs. Journal of Manufacturing Technology Management, 17, 829-847.
Djamhari, C. (2006). Faktor-faktor yang mempengaruhi perkembangan sentra UKM menjadi klaster dinamis. Infokop, No. 29, Tahun XXII, 83-91.
Herawati, R. & T. F. Sofhani (2014). Mendorong peran perguruan tinggi dalam meningkatkan inovasi dan keterkaitan antar aktor di Sentra Industri Logam Ngingas. Jurnal Perencanaan Wilayah dan Kota B, 3, 693-698.
Indarti, I. (2014). Tantangan usaha mikro kecil dan menengah dalam menghadapi Asean Economic Community 2015. 3rd Economics & Business Research Festival, p. 1013-1028. Salatiga, Indonesia.
Junaidi, A. Amir & Hardiani (2014). Potensi klaster agroindustri usaha mikro kecil dan menengah di Provinsi Jambi. Jurnal Perspektif Pembiayaan dan Pembangunan Daerah, 2, 9-20.
Maulidin, D. (2014). Strategi optimalisasi klaster industri kecil kerupuk kemplang di KotaPalembang. Prosiding Seminar Nasional Hasil-hasil Penelitian dan SILATNAS IV FORDEBI, p. 649-676. Palembang, Indonesia.
Munizu, M. (2010). Pengaruh faktor-faktor eksternal dan internal terhadap kinerja usaha mikro dan kecil (UKM) di Sulawesi Selatan. Jurnal Manajemen dan Kewirausahaan, 12, 33-41.
Pakasi, C.B. D. (2013). Pengembangan kelapa sebagai komoditi unggulan daerah Sulawesi Utara dengan pendekatan klaster industri. Seminar Nasional Menggagas Kebangkitan Komoditas Unggulan Lokal Pertanian dan Kelautan, p. 250-265. Fakultas Pertanian Universitas Trunojoyo Madura, Indonesia.
Porter, M. E. (1990). The Competitive Advantage of Nations. The Free Press, New York.
Prayitno, K.B. (2011). Peran lembaga intermediasi (LI) dalam pengembangan UMKM inovatif. Jurnal Sistem Inovasi, 1, 1-11.
Primastuti, S. & T. Achmad (2012). Pengaruh corporate governance dan karakteristik perusahaan terhadap luas pengungkapan informasi strategis. Diponegoro Journal of Accounting, 1, 1-15.
Rianse, U. & Abdi (2009). Metodologi Penelitian Sosial dan Ekonomi: Teori dan Aplikasi. Bandung: Alfabeta.
Rosenfeld, S. A. (1997). Binging business clusters into the mainstream of economic development. European Planning Studies, 5, 1-22.
Siagian, A. P. & E. B. Santoso (2013). Klaster pengembangan industri berbasis perkebunan dalam pengembangan wilayah di Provinsi Aceh. Jurnal Teknik POMITS, 2, 78-82.
Sudaryanto, Ragimun & R. R. Wijayanti (2013). Strategi pemberdayaan UMKM menghadapi pasar bebas Asean. Pusat Kebijakan Ekonomi Makro. Badan Kebijakan Fiskal. Kementerian Keuangan, Jakarta.
Supriyati & E. Suryani (2006). Peranan, peluang dan kendala pengembangan agroindustri di Indonesia. Forum Penelitian Agro Ekonomi, 24, 92-106.
Suryono, A. (2012). Peranan dan Pemanfaatan Modal Sosial dalam Pengembangan Klaster: Studi pada Klaster Cor Logam Ceper - Klaten Jawa Tengah. Salatiga, Indonesia: Universitas Kristen Satya Wacana, Disertasi.
Untari, R. (2005). Pola Pertumbuhan Klaster Industri Kecil Indonesia. Bandung, Indonesia: Institut Teknologi Bandung, Disertasi.
Wicaksono, S. G., Widianingsih & S. T. Hartati (2012). Struktur vegetasi dan kerapatan jenis lamun di Perairan Kepulauan Karimunjawa Kabupaten Jepara. Journal of Marine Research, 1, 1-7.
Widyastutik, H. Mulyati & E. I. K. Putri (2010). Analisis faktor-faktor yang mempengaruhi pengembangan klaster UMKM alas kaki di kota Bogor yang berdaya saing. Jurnal Manajemen & Agribisnis, 7, 16-26.
Wijaya, S. A. A. (2015). Studi peranan klaster industri, hambatan bisnis, dan kepemilikan asing terhadap intensitas kapital di Indonesia. AGORA, 3, 1-5.